TPQ AT TAQWA

 TPQ dengan berjuta kenangan dan masih banyak lembar yang belum terisi kenangan berikutnya.



Ini adalah lembaga TPQ ke sekian yang kuikuti,, 


Salah satu ciri khas yang membedakan lembaga ini adalah ... Membludaknya santri


Subhanallah,,, 1 guru bisa mengajar kelas berisi 40 santri,,, 


Pengalaman yang takkan terlupakan dan tergantikan ...


Diberi kesempatan bertumbuh di sini, TPQ AT TAQWA WALIK KUTASARI PURBALINGGA 




Place to go to (yummm ^^)

Sering mudik?

Tapi tempat istirahatnya biasa biasa aja?
Eiits.. Belum coba mampir di tempat keren baru. Gress. New. Hehe. (Alay detected). Btw tempat ini bisa kamu temuin di daerah gombong. Jadi misalnya mau otw jogja-bandung, atau.. Indramayu-jogja, atau solo-jakarta... Nah, wajib banget untuk mampir sebentar buat rehat di sini.

Namanya Rest Area Rowokele. Begitu masuk gombong... (Dari arah jogja) ngelewatin pasar gombong di kanan jalan... Nah siap siap aja ^^ +- 15 menitan dari pasar gombong. Nantiii.. Ngelewatin jembatan sungai kretek.. (Kalau orang bilang jembatan kembar). Naah.. Ada plang masjid maajid gitu...

Trus tiba tiba nanti ada masjid gede warna agak coklat baguuus banget...

Nah.. Langsung riting kiri... Parkir deh!

Btw pokoknya memang konsepnya tu.. Utamanya masjid.

Dan tempat ini cocok banget buat istirahat di tengah perjalanan.

Naah.. Nanti langsung liat ada kedai bubur ayam yang bannernya warna putih. :v

Begitulaah... Boleh banget pesen menu utamanya: bubur ayam.

Usut punya usut.. Namanya bubur ayam mutmainnah, emang ga cuma bubur, ada ayam bekakak sama aneka minuman dan makanan dah pokoknya.

Nah Alhamdulillah, komitmennya adalah: halal dan enak ^^

Udah gitu dulu aja sii...

Mantap banget buburnya.

Lain banget pokoknya

:)

Pino's life

Being posesses with proud and fear, maybe the worst time of Pino's life.

Question is, since when Pino possesses with?

who is Pino?

Rasa ini, bukan nostalgia. Tapi sebuah lukisan indah karya Yang Maha Pencipta

Pelan kubuka pintu mobil bercat putih itu. Meninggalkan sejuta kenangan, berlanjut pada kehidupan nyata. Mengerahkan segala energi yang tersisa, kubawa sekotak besar rindu Dari kampung halaman. Menyegerakan langkah kakiku yang kian berat tuk pergi ke satu ruangan.


Inginku hanya membersihkan diri dan beranjak menuju medan yang baru kutinggalkan. Kupersiapkan segalanya, tapi ku urungkan. Alasannya sederhana, kondisi sama sekali tidak ada air. Kuurungkan panggilan raga tuk berusaha bebersih di tempat lain. Ku duduk disudut kasur masih dalan pakaian lengkapku. Lalu kuterlelap begitu saja.

Tak ada rasa lelah. Sungguhlah jikalau mobil putih itu datang kembali tuk mengajak pergi, ku akan menyambutnya dengan seluruh jiwa dan raga. Aku bahagia. Gembira yang tak dapat kulukiskan dengan kata-kata.

Terngiang tiap kali gelak tawa itu terdengar, atau saat tiada lagi suara yang terdengar. Terlukis sudah dalam pikirku, memori dalam dua hari ini.  Hanya Allahlah yang mampu menghilangkan memori ini dari dalam ingatanku. Karena kusendiri takkan sanggup melupakannya.

Sejenak kutersadar. Jam dinding telah menunjukkan pukul 17.20 WIB. Kubaca message di HP, "mba, hari ini ndak melingkar kah?". Dan terlukis senyuman diwajahku. Namun, akhirnya pesan itu ku balas dengan kata maaf.

Ternyata diri ini belum bisa mastatho'tum.

Padahal saat pesan itu datang, aku masih mengenakan pakaianku. Lengkap. Siap. Hanya tinggal berjalan sekian meter.

Allah.. Asma belum bisa menjadi hamba-Mu yang baik.

------------------------------

Kupetik hikmah dari berbagai peristiwa. 2 hari, ternyata cukup untuk menyembuhkan luka hati yang lama tersayat tak dianggap ada. 2 hari, ternyata cukup untuk menghasilkan Mutiara hitam dari dalam hati yang lama kerontang.

Allah.. Hanya Engkau yang tahu hati-hati ini berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa dalam taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membelajarkan syari'at-Mu.

Teguhkanlah ya Allah, ikatannya. Kekalkanlah cinta kasihnya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati tersebut dengan cahaya-Mu yang tak pernah holanh. Lapangkanlah Dada kami dengan kelimpahan iman kepada-Mu. Hidupkanlah hati ini dengan ma'rifat kepada-Mu. Matikanlah ia dalam syahid di jalan-Mu. Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.

Terimakasih sahabat-sahabatku, telah datang ke gubuk kecilku, telah membersamaiku di 2 hari ini. Terimakasih atas senyummu, tawamu, bahagiamu, jengkelmu, lelahmu, dan juga semuanya.

Semoga langkah kita dikuatkan. Kaki kita dikokohkan, dan raga kita ditegapkan, untuk menyongsong janji Allah, syurga yang kekal. InsyaAllah...



This is my class ^^

Pendidikan Akuntansi 2012 A


Tim Advokasi FE UNY 2015

this is our new family,


hope we can do our best for FE UNY


Baksos 1435 H


Kenangan indah 45 Oktober 2014
Baksos BEM dan Al Fatih..., Subhanallah... Alhamdulillah...

Bersih-bersih ....
Takbiran Keliling ....
Melepaskan 18 lampion secara bersamaan ....
Dilanjutkan dengan mengisi kalbu ....
Mengikuti kajian dihiasi dengan hadroh ....

Kebersamaan ini.., sungguh tak terganti ....

Sampai ada lomba tarik tambang dusun vs mahasiswa..,, XD

Wuaah...,

Sungguh ..., "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?"

Seminar Kemuslimahan~ yuk ikuuut~


A Trip it is

This is us...
this is when I and you become one...

to Form a bond that is stronger than a spider web...
even stronger than a superman..

even it's just me...
even it's just another me...

just another pray...
just another pray...

I let Allah decide what's best for us

and here it is...

A Trip



INFO LOMBA | Lomba 2014 | Update Setiap Hari: ISLAMIC FESTIVAL YOGYAKARTA 2014

INFO LOMBA | Lomba 2014 | Update Setiap Hari: ISLAMIC FESTIVAL YOGYAKARTA 2014: Deadline: 21 Mei 2014 UKMF AL FATIH FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA mempersembahkan : ----ISLAMIC FEST 2014----- ...

Yuk yuukk~ yang mau ikut lomba band..., lomba posterisasi..,,


Bismillah
UKMF AL FATIH FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA mempersembahkan :
Acara Spektakuler! Paling bergengsi tingkat DIY !
----ISLAMIC FEST 2014-----
“Gali Potensi Diri Tuk Bangun Karakter Islami”
23- 24 Mei 2014
Dengan berbagai rangkaian acara:
1. Kajian Ekonomi Islam
(Bersama Owner Warung Group, Jody Brotosuseno)
2. Kajian Keputrian Islam
(Bersama Mapres UGM 2013, Birrul Qodriyyah)
3. Tabligh Akbar
(Da’i Muda pilihan ANTV, Ust. Nizam Zulfikar)
4. Talkshow
(Da’i Cilik Lativi, M. Syihab Imam M.)
Dimeriahkan juga dengan Bazaar Buku dan Stand Produk...
LOMBA
1. Da’i Cilik (SD/sederajat) Htm: Rp 15.000
2. MHQ Mahasiswa (Musabaqah Hifzil Qur’an (Hafalan)) Htm: Rp 15.000
3. Band Islami (SMA sederajat/ Mahasiswa) Htm: Rp 50.000
4. Posterisasi (Pelajar & Mahasiswa) Htm: Rp 15.000
Info lengkap dan pendaftaran:
Blog : www.islamicfest.wordpress.com
Facebook Fanspage : Islamic Fest 2014
Twitter : @islamicfest2014
Contact Person : 085647102808 (Putra)
085725724167 (Putri)


mengisi hati part #2 (Pray For Kelud)

melaksanakan aktivitas pagi hari seperti biasanya- 14 Februari 2013-
ada Kajian Kemuslimahan nanti siang.., kemudian rapat.., mengajar..., aah.., banyak..

tapi kemudian, jam 6 pagi, kubuka jendela,,
mengernyitkan dahi.., yang kulihat bukanlah sinar mentari pagi.., namun kegelapan dengan semburat merah,, (ada apa ini, ya Allah?)

tapi kunafikkan apa yang kulihat.., segera aku mandi dan bersiap untuk pergi ke kampus.., melaksanakan berbagai agenda yang menanti..,

setelah selesai bersiap,,
kubuka pintu untuk pertama kalinya,, Astaghfirullah.., semuanya sudah putih bagaikan salju, hujan abu-pun masih turun..,

dengan senantiasa berdzikir memohon perlindungan-Nya, aku pergi ke kampus dengan menggunakan motor dari Ngaglik ke UNY,,
bertemu dengan kedua sahabatku..,

cc: JogjaUpdate (twitter)
ternyata gunung Kelud meletus tadi malam., melihat foto letusannya.., ya Allah.., aku merinding sendiri dibuatnya,, betapa Allah Maha Besarnya,

sebagai mannusia kita tidak tahu apa yang akan terjadi,
bahkan 5 detik ke depan-pun kita tak akan mengetahui apa yang terjadi,

sudah begitu banyak peringatan yang diberikan oleh Allah..,
mengapa kita manusia bagaikan tidak melihat? bukankah kita memiliki mata?

mungkin memang,,

manusia mempunyai mata, tapi tak melihat..,
memiliki telinga namun tak mendengar..,

Na'udzubillahhi min dzaalik...,

Astaghfirullah...,
Hasbunallah wa Ni'mal Wakiil, Ni'mal Maula wa Ni'man Nashir..,

Mengisi Hati (part.1)

Pagi ini, kuawali dengan melipat baju..., -ga penting buat diceritain, siih-

kemudian kubaca sms yang masuk beberapa kali ke hp hitam bertali biru milikku,,

"Assalamu'allaikum Wr. Wb.,
Mengundang Ukhti ke LKT Tutorial PAI UNY jam 7 di Aula FT UNY"

kulirik jam dinding,,, waah..., udah jam 8...,,

jreng- jreng...,,

kutanya temanku, "Ukh, sudah di LKT?" -- tapi ternyata dia menjawab "belum, masih ada agenda,, jam 9 ke sana, Insya Allah.."

fiuuhh..,    --ada temennya--  #ga boleh ditiru

akhirnya sampai di lokasi pukul 09.47,,
begitu sampai,, kemudian acara dilanjutkan dengan Stadium General Tutorial PAI yang diisi oleh Ustadz Fatan Fantastik,,

Astaghfirullah...,

Astaghfirullahhal 'adziim...,

Hatiku seperti dipanah,, jleb... jelas.

begitu ditanya, "di sini siapa yang sudah baca buku tholabul 'ilmmi, apapun itu..?"

---------- aku cuma bisa melongo,,, aku sudah lama meninggalkan dunia perbukuan,,
---------- hiks,, ternyata buku tak sebanding dengan dunia internet yang kugeluti,,, :(

kemudian pertanyaan selanjutnya, "siapa yang sudah khattam membaca terjemah Al Qur'an?"

---------- Ya Allah..., padahal sudah baca Al Quran berkali-kali, terjemahan pula..., tapi...
---------- sedikit waktuku kuluangkan untuk membaca terjemahannya,,, muslim macam apa aku? :(

Aku telah lalai untuk mengisi hati..., padahal hati  ini telah haus...,,,

Astaghfirullah....,

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"

My first time after...

a year?
:)

Aah, it's been a long time since i wrote something in this blog..,
i didn't say i don't like blog.., it's just.., umm...

ah, i know. no excuse. the fact is.., i left my blog alone for a year (maybe?)
i can't deny it..,,

hello..,
i'm a person who wants to be a better person everyday..,
give me encouragement..,
give me hope..,
give me something..,
something to fight for..,
something to hold for..,

-fithria

18/5/13 StadiumGeneral MP3EI w/ Hatta Rajasa|Auditorium UNY|30-75k|085743415172


My Target !!! ^.^


TARGET UN 2011/2012
Bahasa Indonesia              :      10
Bahasa Inggris                  :      10
Ekonomi                            :      10
Matematika                       :      10
Sosiologi                             :      10
Geografi                             :      10
Rata- rata      :   10
Terbaik Semua Mapel!!
SEMANGAT!!!

love tohoshinki!!!


they're my.....................................
looove.... <3

Pentingnya Rasa Malu

Pentingnya Rasa Malu
Malu adalah salah satu sifat manusia yang menjadikan manusia tidak enak melaukan sesuatu yang dibenci/ terlarang baginya.
Dari Abu Mas’ûd ‘Uqbah bin ‘Amr al-Anshârî al-Badri radhiyallâhu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya salah satu perkara yang telah diketahui oleh manusia dari kalimat kenabian terdahulu adalah, ‘Jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu.’” (Riwayat Bukhori)
Malu meruakan tameng/ benteng manusia dari kejahatan. Maka dari itu, apa bila malu telah hilang dari diri manusia apalagi kaum, maka telah rusaklah manusia atau kaum tersebut.
Rasulullah SAW : "Kiamat tidak akan terjadi sampai rasa malu telah lenyap dari anak-anak dan perempuan." (Bihar Al-Anwar, cetakan baru, jilid VI, hal.315)
Diriwayatkan dari Imam Ja’far Ash-Shadiq as bahwasanya beliau berkata, "Rasa malu itu ada sepuluh bagian. Sembilan bagian di antaranya ada pada perempuan, dan yang satu bagian ada pada kaum laki-laki. Jika perempuan sudah mulai haid, hilang satu bagian rasa malunya. Jika dia sudah menikah, hilang lagi satu bagian; jika dia sudah digauli hilang satu bagian lagi; dan jika melahirkan hilang lagi satu bagian. Sehingga rasa malunya hanya tinggal lima bagian. Dan jika dia menyimpang, maka rasa malu itu akan hilang semuanya. Tetapi bila tingkah lakunya baik, maka rasa malu itu masih akan tersisa lima bagian." (Bihar Al-Anwar, jilid VI, cetakan baru, hal. 244).
Imam Al-Baqir as mengatakan, "Rasa malu dan iman adalah dua hal yang dihubungkan oleh suatu poros. Jika salah satu di antaranya hilang, maka yang lain akan mengikutinya."
Sedangkan Imam Ja’far Ash-Shadiq as mengatakan, "Tidak beriman orang yang tidak memiliki rasa malu."
Telah terbukti di sini, bahwa malu adalah benteng dalam diri manusia. Apabila benteng itu telah tertembus, maka musuh akan semakin mudah menghancurkan suatu bangunan (iman kita). Na’udzubillah.
Maka dari itu, ini adalah perwujudan dari pentingnya rasa malu. Betapa tidak bermoralnya diri kita apabila sudah tidak memiliki rasa malu. Kita dapat berbohong seenaknya, mencuri sesukanya, memberontak seenaknya, dan lain sebagainya.
Maka, kita harus melestarikan rasa malu. Beberapa cara melestarikan rasa malu ialah :
1. Setiap orang seharusnya menyadari apa yang mereka katakan dan lakukan. Sehingga kita dapat menghindari diri dari sikap yang tidak baik. (muhasabah)
2. Apabila melihat orang lain berkata atau berbuat tidak baik, seharusnya kita mengatakan kepadanya (mencoba memberittahu apa yang dia lakukan sehingga dia tidak mengulanginya lagi.
3. Apabila melihat orang merasa malu untuk berbuat atau berkata buruk, maka kita seharusnya memberitahu dia supaya mempertahankan perilakunya tersebut.
Ingatlah, timbulnya rasa malu itu bermula dari mata, jadi apabila kita untuk melihat yang buruk saja tidak malu, bagaimana dengan rasa malu kita? Apakah kita sudah tidak mempunyai benteng lagi?
Perlu diingat, ada saat saat di mana tidak tepat untuk kita merasa malu, yaitu :
1. Tidak boleh malu untuk bertanya atau menambah ilmu yang belum diketahui. Apalagi dalam masalah agama. Karena tidak ada malu dalam masalah agama.
2. Malu dalam sesuatu yang sifatnya lahiriyah dan tidak bisa diubah kecuali atas kuasa Allah, seperti fisik manusia, hitam, gemuk, jelek, rambut keriting, dll.
Kita patut merasa malu apabila kita :
1. Terhadap manusia : mengerjakan sesuatu yang buruk dan dilihat manusia lain. Sepantasnya kita malu. Karena kita telah melakukan keburukan yang mungkin saja orang lain akan menirunya. Astaghfirullah.
2. Terhadap Allah : apabila kita melakukan perbuatan buruk dan tidak ada orang lain yang mengetahui. Ingatlah, bahwa Allah maha melihat. Seluruh perbuatan kita, baik ataupun buruk, Allah selalu tahu.
3. Terhadap diri sendiri : apabila kita melakukan perbuatan buruk dan tidak ada orang lain yang mengetahui. Sepantasnya kita malu terhadap diri sendiri karena kita telah melakukan sesuatu yang buruk.
Kesimpulanya, rasa malu yang sudah kita miliki, jangan sampai terkikis atau hilang sama sekali dari diri kita. Karena malu adalah benteng dari perbuatan buruk. Kita harus sealu memelihara rasa malu.

English Worksheet... English.....

English worksheet
1. Fable :
A Fable by Hadley R.
In the beginning of time, deep down in the depths of the ocean there lived a jellyfish named Mertle and a fish named Yunky. These two had been best friends as long as they could remember and they were always together.
Mertle was a little different from Yunky, not only because Mertle was much squishier than normal fish, but because his personality was a little freakish as well. You see, Mertle was constantly looking for approval from the other fish, even the ones that repeatedly mocked Yunky and hurt his feelings. Yunky was a little slow so he never really caught on to the teasing or the fact that Mertle still looked up to these bully fish.
One day these bully fish were teasing Yunky unmercifully, and he began to understand the cruelty of their jokes. Yunky looked up to Mertle with tears in his eyes and asked him if the two of them could just go play together away from all the other fish. Mertle looked at his poor innocent best friend that needed him now more than ever before, and then looked at the other fish. These fish were being and tough, and they always had girl fish flirting with them. Mertle looked Yunky straight in the eye, and told him to go home by himself, because he had new friends now and didn't need him.
Yunky swam home alone and left Mertle there with the other fish. The other fish, seeing that Mertle looked much different from the rest of them, moved on to him as their victim of verbal abuse. In the end proving that it never pays off to be spineless.
a. Title : A fable by Hadley R. (Mertle and Yunky)
b. Orientation :
i. Who : Mertle, the jellyfish; Yunky, the fish; other fish
ii. When : In the beginning of time
iii. Where : deep down in the depths of the ocean
c. Complication :
i. Both two (Mertle and Yunky) Always be bullied by the other fish
ii. Yunky couldn’t hold that bullying anymore, so he asked Mertle to leave them
d. Resolution
i. Mertle chose The other fish than his friend, Yunky
ii. Mertle was eaten by the other fish
2. Explanation text about share/ stock
In a company, the important thing is a financial capital. The company has many ways to get a financial capital, as big as a company needs.
I take one example, share/ stock. Share/ stock is a financial capital from other person or company. It calculates and be the main financial capital for the company.
The company must announces its notes for financial statement to public, so that person or other company can make a conclusion that he/ she/ it wants to buy that share/ stock or not.
When a person chooses to buy that share/ stock, he/ she can be called an “investor”. All the investor must do is answer, how much money that it (the investor) has, and how much share/ stock will it buy. The greater the share/ stock is bought by the investor, the greater financial capital does the company has.
After the investor finish the transaction between itself and the company, the investor will has a chance to own or to order that company.
In the end of the year, the company will hold a meeting. In that meeting, the company gives dividends to all of the investor. That’s how share/ stock produce money to the investor and the company. The investor can get dividend each year, and the company can has a big amount of financial capital to the directness of the company.
3. Discussion
Title : Keyboard Covers, Pro and Contra
We all know Laptop is sensitive, not only about its monitors, but also its keyboard. In preventing the risk of the broken keyboard, people used to use a keyboard covers. It usually made with silicon, it wrapped closely to peoples laptop keyboard.
It flexible, easy to be washed, covers peoples laptop keyboard from fungus, viruses, bacteria, dust, fallen water, fallen food, and so on. It has an important function, that’s the positive points.
But, other people used to blame keyboard covers, why? Because keyboard covers hold the heat over the keyboard. The heat from laptop that moves up to the keyboard to make an air circulation in laptop becomes useless. So, when the heat is held by the keyboard covers, it makes the laptop over heated.
To put the whole thing into a nutshell, I personally think that keyboard covers is important for the rest of our keyboard, we can use a trick for the heat problem. We can use a fan to reduce the heat. That’s the point.
4. Film review
Title : Dangerous Love
Genre : Drama, comedy, romance
Year : 2006
Director : I don’t know
Stars : 1. Jung Yunho
2. Yeongwoon Jaejoong
3. Choikang Changmin
4. Park Yoochun
5. Kim Junsu
6. Park Hee-bon
7. Kim Bo Mi
Dangerous love is an episode of Banjun Theater project TV show by South Korean Boy Band TVXQ for SBS in 2006. Total episode of the Banjun Theater is 7 episodes. Like the other Banjuns, each episode consists of a twist ending.
After a photo shot near forest, TVXQ (band, consists of Yunho, Jaejoong, Changmin, Yoochun, Junsu) took a rest in a villa. Junsu that really likes playing soccer, sneak out of the villa with Changmin. When Changmin was looking for the ball, suddenly he fell and fainted. Then Junsu did the same thing when he was looking for Changmin. They were rescued by Hee-bon, and they soon discovered that she will not let them go.
Back to the villa, the other members was worrying of Changmin and Junsu. Yoochun busy with his own mind that being extremely worried about them. After reading a romantic fan fiction about Jaejoong (himself) and Yunho, Jaejoong became anxious. Why Yunho being extremely nice to him.
This Drama teaches us to have a good behavior. It likes a real happen around us. Although there’s a scene that contains something intangible, but it still can make you enjoy it.
Dangerous Love is a great drama that Korean ever had.
5. Conversation about confession and blaming
Changmin : *walks around DBSK’s dormitory, suddenly sees DBSK’s leader hold a broken camera* is it Jae’s camera? Why does it break?
Yunho : Um… it’s… umm…
Changmin : *found out the clumsiness of the leader, so he about to bully the leader* HYUUUUUUUNNGGGG!!!!!! *uses Korean* COME HERE! THERE’S SOMETHING I WANT TO SHOW TO YOU!!!! *calls the members, Jaejoong, Yoochun, and Junsu*
Yunho : *does nothing except looks at the camera, imagines about what will happen*
Jaejoong : *pants* Y… yah! Yah! Choikang Changmin! What happ… *the words are stopped by the moves of Changmin’s finger*
Changmin : *points to the broken camera in Yunho’s hand*
Jaejoong : W… what? Y… YAH, JUNG YUNHO!!!
Yoochun : *arrives with Junsu*
Yunho : *bows* I’m sorry, Jaejoong, I broke your camera
Jaejoong : *sighs* It’s because you brought it to the forest, am I right?
Yunho : Yeah… I’m sorry
Yoochun : Hey! I told you before!
Yunho : I’m so…
Junsu : Yoochun is right! It was your own fault!
Changmin : *nods*
Yunho : O… ok, I admit I was wrong
Changmin : Aigoo *uses Korean*
Jaejoong : What did you expect? You should listen to us…
Changmin : *nods, points his finger to Yunho, shakes it in front of Yunho’s face*
Yunho : *puts his head down* you’re right, and I was wrong, I was the one to blame
All : WE TOLD YOU BUT YOU WOULDN’T LISTEN!
Yunho : *sobs* It was my own fault, I’m sorry I have made a mistake
Junsu : It’s no use crying over split milk
Changmin : *nods, shakes his head, makes a noisy voice from his mouth* ckckck
Yoochun : *nods, plays with his foot* tap tap tap
Yunho : *sobs*
Jaejoong : *sees Yunho*
Yunho : *sobs*
Jaejoong : *hugs Yunho and sighs* Perhaps that’ll teach you a lesson, Yunho. Don’t be a cry baby.

made by me, story

6

Sinar matahari mengintip dari jendela kamar, menelusup ke celah mataku yang masih tertutup untuk terbuka, segera kuambil jam wekker di meja kecil persis di samping kasurku dengan mata masih tertutup. Pelan kubuka mataku, masih kabur, tetapi aku tahu pasti jarum pendek di jam wekker itu menunjuk ke arah angka 7.
“WOOOOAAAAH!!! MAMAAAAAAAAA AKU KESIANGAN!” teriakku seketika.
Mama dengan santai menjawab, “Tadi mama bangunin kok, tapi kamunya ga bangun- bangun. Oh ya, air untuk mandinya sudah siap.”
Berlari menuju kamar mandi yang terasa sangat jauh. Setelah selesai membersihkan tubuhku, segera kusongsong bau sedap dari dapur mama.
“MAAAMAAA.......” teriakku, sedikit memelas.
Tanpa harus kujelaskan lagi, mama mengambil gelas besar berisi susu. Segera kuminum sarapanku itu.
“Ma... aku pergi du,” perkataanku terpotong oleh sikat gigi yang disodorkan oleh mama, “Heehee... makasi, Ma.”
Kuselesaikan dengan cepat ritual kebersihan gigi itu, “Ma... Arin pergi sekolah dulu ya, Ma. Assalamuallaikum...”
Sayup- sayup kudengar mama menjawab salamku, dalam hati aku mengamini salam dari mama tersayangku.
Kuhidupkan sahabat setia perjalananku.
“Jangan rewel ya, Sayang.” bisikku pada Honda Mio yang sedang kunaiki.
Perjalanan yang terasa sangat panjang. Padahal hanya dari Teluk sampai Gor Satria Purwokerto, tetapi entah mengapa pagi ini terasa sangat jauh. Inilah akibat dari kesiangan.
Aku menghirup nafas dalam- dalam sebelum motor kesayanganku mulai memasuki Komplek Gerilya.
“Semoga ga telat, Amin.” kataku pada diri sendiri.
Saat melihat ke sekeliling sekolahku terlihat sepi, “Ah, semoga ga ada hukuman. Lagi ada acara, kan? Pesti ga ada yang mau catet siapa yang telat...” hiburku.
“ARIIIN!”
Sontak aku terlonjak, untung saja motorku ini mudah dikendalikan. Aku yakin, seharusnya aku jatuh tadi. Sempat terpikir olehku, bahwa aku dipanggil petugas kedisiplinan. Sayangnya (atau untungnya?), ternyata anggapanku tadi itu salah.
Aku segera berlari setelah memakirkan motorku, “FITHRIAAA, aku kaget banget lo... tadi aja aku hampir jatuh.”
“Eh? Wa... wa... maaf, Rin. Tapi... anu... aku si kenapa, ya?” jawab Fithria yang malah berbalik bertanya padaku.
“Itu lo... tadi pas kamu manggil aku... aku kirain Laksmi mau nyatet aku gara- gara telat.
“Aduh, maaf ya....”
Aku hanya menganggukkan kepalaku, “yang lain mana?”
“Beum dateng.” jawab Fithria seadanya, membuatku bingung.
Melihatku kebingungan, Fithria berkata, “kamu gasik banget si soalnya. Tapi Fiqoh udah dateng sama Ega.”
“Gasik?” aku tambah kebingungan.
“Iya lah, Rin. Sekarang baru jam setengah tujuh kurang lima.”
***
“Woaaah” tanpa sadar aku bersuara sambil menghela nafas, memecah keheningan di mobil Zulfa yang melaju kencang menuju desa yang berada di wilayah Cilacap.
“Kenapa, Rin?” tanya Icha yang berada di jok belakang.
“Engga, Cuma ingat kejadian tadi pagi.”
“Emang apa, Rin. Ceritain dong.” Ummu yang duduk di sebelah kiriku ikut bertanya.
Kudengar suara tertawa kecil dari seseorang yang duduk di sebelah kananku, “Apalah, Fit...”
“Lho, ada apa sih? Fit, emang kenapa sih?” tanya Annisa yang duduk di sebelah Icha rupanya ikut penasaran.
“Laaaaah... pokoknya itu.” kataku sambil tersenyum, hampir tertawa membayangkan kejadian memalukan tadi pagi.
“Yaaaaaah...” Icha, Annisa, dan Ummu menjawab dengan serempak.
***
“Waaaah, ternyata jauh juga.” pikirku.
Setelah selesai membantu memindahkan sembako dan pakaian pantas pakai dari mobil, aku segera mempersiapkan diri menjadi petugas kesehatan yang akan membantu terlaksananya program dokter gratis.
“Zal, kok dokterya belum dateng? Gimana nih, udah banyak yang ngantri.” tanyaku.
“Iya, kata Ustadz Ma’sum udah di telepon, kok. Mungkin lagi sibuk.” jawab Amrizal yang terlihat bingung.
“Aduh, kasihan banyak yang ngantri.”
“Iya..., ya sudah. Kamu ajak ngobrol aja dulu.”
“Lho, kok?”
“Iya, ajak ngobrol aja.” Amrizal pergi terburu- buru karena dipanggil leh Ustadz Heru.
“Yah, gimana yaa?” ujarku dalam hati.
Kemudian aku melihat seorang nenek mencari tempat duduk. Segera kuambil tempat duduk plastik warna hijau disebelahku. Kupersilahkan nenek itu duduk.
Nenek itu bertanya, “Nduk, wonten pundi doktere?”
“Nah, lho. Aku ga terlalu bisa bahasa jawa.” ujarku dalam hati.
“Dereng dhateng, Mbah.” jawabku sesopan mungkin.
Nenek itu langsung terlihat sedih. Kucoba membuatnya gembira, kutanyakan keadaan keluaganya, dan lain- lain. Nenek itu mulai terlihat senang, dia bercerita banyak hal, dari anak sampai cucu, dari pengalaman indah sampai buruk.
Walaupun aku agak sedikit terganggu dengan nenek itu yang bau pesing, tetapi aku senang bisa mengajaknya berdialog.
Setelah kurang lebih dua jam, akhirnya Dokter yang ditunggu- tunggu datang. Aku disibukkan oleh keramaian warga desa yang ingin berobat.
Walaupun rasa capai selalu menghampiriku, tetapi mengingat betapa senangnya warga yang menerima pengobatan gratis, entah mengapa rasanya senang sekali.
“Ariiin....!”
Aku tersentak, “Ada apa, Fit?”
“Tadi kamu hebat banget, lho. Aku salut.” kata Fithria.
“Makasih, tapi kenapa, ya?”
“Itu loh, tadi yang sama nenek yang di sana.” kata Fithria sambil menunjukkan jarinya ke arah pengeras suara.
“Iya, Rin. Kamu keren banget.” ujar Fiqoh dan Iis bersamaan.
Aku terseyum bangga. Aku teringat nasehat dari nenek itu, lakukanlah yang ingin kamu lakukan, gapailah apa yang kamu inginkan, dalam hidupmu tak ada kesempatan yang sama, kelolalah sebaik mungkin apa yang sudah kamu miliki saat ini.
***
“MAMAAAA..............!” teriakku sesampainya di rumah.
“Iya, Sayang.”
Kupeluk mama dengan sangat erat sambil teringat akan nasehat yang diberikan oleh nenek di acara PLM tadi.
Kemudian kuceritakan apa yang tadi kualami di desa tadi. Mama mendengarkannya dengan seksama. Sampai akhirnya aku ingat suatu hal.
“Eh, kok Mama ga ngasih tau sih?” tanyaku dengan memasang wajah cemberut.
“Kasih tau apa, Sayang?”
“Itu... tadi pagi... sebenarnya... aku bangun jam enam, kan?”

6
THE END